Thursday, August 31, 2017

The Wedding



Assalamualaikum wr.wb
Mohon maaf lahir dan batin, di Hari raya Idul Adha ini, saya ingin berbagi kebahagiaan
.
Alhamdulillahirobbilalamin..
Kami yg berbahagia..
Ana Molica & Deni Zulniyadi .
Pertemuan kami yang pertama pada tahun 2012 silam,kami tidak pernah saling mengenal sebelumnya, Kami saling mengenal satu sama lain sebagai teman baik, Allah belum memberikan jalan untuk kami saling menyayangi sebagai pasangan, namun kami berteman sangat baik, kami menjalani hidup masing-masing, lelahnya mencari lelah nya menanti.. .
Sebelumnya maafkan kami jika ada kesalahan di masalalu kami, dan orang - orang yg terlibat didalamnya
Sesungguhnya tidak ada kesia-siaan dalam sebuah pertemuan, karena semua kehendak Allah, semua pertemuan merupakan pembelajaran, dan semoga kita dapat tetap bersilaturahmi dengan baik  sebagai mana mestinya
.
Pada th 2016 silam kami menjalin hubungan dan berkomitmen ke jenjang yg lebih serius tidak mudah bagi kami mencapai ini semua,banyak rintangan yg telah kami lewati, jika dijabarkan akan menjadi novel😂😅, berbagai drama kami lakoni dan kami sebagai aktornya,ya dunia ini adalah panggung sandiwara💥😅(kidding) , senyum tawa bahkan tangis telah dilewati, maka kisah kami ini akan kami jdikan sebagai pembelajaran kedepan agar lebih baik lagi, tidak mudah bagi kita untuk mendapatkan derajat yg lebih tinggi dari sebelumnya, tanpa melalu cobaan..
.
Sebaik-baiknya jalan untuk mereka yg saling mencintai yaitu menikah...
Kami mengundang teman-teman semua pada acara kami yaitu:
.
.
Hari /tanggal : Rabu/ 06 September 2017
Akad nikah pukul : 08:00 WIB s/d selesai
Resepsi : pukul10:00WIB s/d selesai (siang-malam)
Tempat : Panaragan jaya (berebes)
.
.
____Kami mohon do'a restu kepada teman-teman semua dalam ikatan suci kami..
.
Save the date for our wedding .
.
" dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah diciptakan-Nya untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri, supaya kamu mendapat ketenangan hati dan dijadikan-Nya kasih sayang diantara kamu. Sesungguhnya yang demikian menjadi tanda-tanda kebesaran-Nya bagi orang-orang yg berpikir" (Qs. Ar-rum : 21)
.
.
#wedding #savethedate

Tuesday, August 22, 2017

Polda Prediksi Libur Panjang Idul Adha Padat Aktivitas

Baca Berita Terkini di Lampost.co


Kapolda Lampung Irjen Sudjarno (Poto : Deni Zulniyadi)

Bandar Lampung -- Polda Lampung memprediksi libur panjang Idul Adha 2017 akan dipadati aktivitas masyarakat baik di jalur lintas Tengah, Barat, dan Timur, serta Pelabuhan Bakauheni, dan tempat wisata.
Untuk itu antisipasi keamanan dan pengaturan lalulintas serta kesiapan instansi terkait harus dipastikan siap sepenuhnya sebelum waktu tersebut tiba.
Kapolda Lampung Irjen Sudjarno telah melakukan video confrence (vicon) dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi tingkat pusat dan daerah di ruang vicon Polda Lampung, Rabu (23/8/2027).
Vicon dalam rangka mengecek kesiapain menghadapi libur panjang Idul Adha 1438 H yang jatuh pada Kamis 31 Agustus 2017 mendatang hadiri Wakapolda Brigjen Bonifasius Tampoi, perwakilan Danrem 043 Garuda Hitam, Danlanal, Danlanud, Kadis PU & Perumahan Rakyat, Kadis Perhubungan, Kadis Kesehatan, Kadis Komunikasi & Informatika, Kepala Jasa Raharja (Persero) Lampung, Kepala TBBM Pertamina Lampung serta para pejabat utama Polda Lampung.
Dalam rapat tersebut Kapolri meminta Polda Lampung serta instansi terkait mempersiapkan secara matang untuk mengantisipasi libur panjang tersebut. "28 Agustus nanti kita rapat koodinasi lintas sektoral, untuk mengecek kesiapan pertamina terkait BBM, pangan, bahan pokok, ASDP, Dishub. Itu perintah pak Kapolri, lakukan secara teknis rapat di wilayah, tapi kita minta kapolres sudah siap dulu," kata Kapolda usai vicon di Mapolda, Rabu (23/8/2017) siang.
Kapolda menjelaskan pengamanan idul adha nanti bersifat operasi yang ditingkatkan dimulai 31 Agustus--3 September 2017. Dimana tidak ada jumlah personel khusus dan anggaran khusus yang digunakan, melainkan menggunakan personel dan anggaram harian. "Tidak dalam bentuk operasi kepolisian, kita bentknya operasi yang ditingkatkan, kita gunakan anggaran rutin pada hari itu," jelas Kapolda.
Kendati demikian, Kapolda menegaskan jajarannya harus melaksanakan tugasnya dengan baik sehingga hal hal yang tidak diinginkan bisa diminimalisir dan tidak terjadi tindakan kriminalitas maupun kepadatan arus lalulintas. "Arus mudik arus baik, kita ambil pelajaran dari operasi Ramadniya, pak Kapolri juga sampaikan operasi Ramadniya bisa diadopsi," ujarnya.
Sesuai dengan operasi ramadniya yang lalu, ada beberapa titik konsentrasi baik terkait arus lalulintas, tindak kriminalitas, maupun pengamanan kepadatan orang. "Konsentrasi kita Bakauheni, kemudian semua jalur Tengah, Barat, Timur, kita prioritaskan," kata dia.
Pihaknya juga akan mendirikan pos pos di sepanjang jalur tersebut serta melakukan patroli yang bersifat estafet antar Polres. "Kepadatan lalunitas, Bakauheni, baik ancaman krimnalitas disepanjang jalan lintas,itu yang kita antisipasi, patrolinya, pos pos kita buat seperti sebelumnya, pertemuan patroli antar polres kita lakukan sepeti sebelumnya, kita harapkan terkait kemungkinan ada begal tindak pidana lainya bisa dieliminir," ujarnya.
Kapolda juga menekankan beberapa jalur rawan agar menjadi prioritas. "Bakauheni pasti, daerah rawan, misalnya jalur lintas Timur, Tengah, Bandarjaya, Mesuji, Lamtim, Tangamus jadi perhatian kita, termasuk tempat rekreasi, saya prediski akan padat," kata dia. (Deni Zulniyadi)

Monday, August 21, 2017

Polda Lampung 4 Besar Nasional Kejuaraan Judo Kapolri dan Ibu Asuh Cup 2017


Berita Terkini Baca di Lampos.co



(Poto : Humas Polda Lampung)

Team Judo dan Beladiri Polda Lampung berhasil menjadi juara 4 tingkat Nasional Kejuaraan Judo Piala Kapolri dan Ibu Asuh Cup 2017 yang dilaksanakan di Mako Brimob Kelapa Dua Depok, 12 - 14 Agustus 2017.
Kejuaraan yang diikuti oleh perwakilan Polda seluruh Indonesia itu dimenangkan oleh Polda Jawa Barat meraih juara 1 Nasional, juara 2 Polda Metro Jaya, juara 3 Polda Jawa Tengah. Sedangkan Polda Lampung meraih juara 4 tingkat nasional dengan perolehan medali 3 emas , 2 perak dan 9 perunggu.
Medali emas pertama dipersembahkan oleh cabang Beladiri Polri team Herlinda Afriando dan Rangga Yoga Winata kelas -73 Kg PA, medali emas kedua oleh RBC Polda Lampung Tubagus Dinda Maulid kelas -66 Kg PA dan meadali emas ketiga oleh Senior PJSI Lampung Abinasari Siregar kelas -78 Kg PI.
Kapolda Lampung Irjen Sudjarno mengaku bangga atas prestasi yang diraih kontingen Polda Lampung. “Selamat kepada team judo dan Beladiri Polda Lampung yang meraih peringkat 4 nasional, saya bangga dengan prestasi yang diperoleh atlet Polda Lampung, karena melalui pertandingan olahraga ini bisa membawa nama baik Polda Lampung ditingkat nasional,“ ujar Kapolda.
Kapolda meminta kepada pelatih agar terus melakukan penjaringan bakat-bakat baru, dan mempersiapkan atlet yang tangguh untuk kejuaraan mendatang.“Ini prestasi yang luar biasa karna mengharumkan nama Polda Lampung, Saya sangat bangga dengan kontingen Polda Lampung walaupun berlatih masih belum maksimal tapi alhamdulillah kita mendapatkan medali emas dan masuk 5 besar, diantaranya Polda Jawa barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Lampung, dan Jawa Timur” ujar Kapolda Lampung.
Kapolda juga memotivasi kepada Personil  Bintara Remaja harus lebih berprestasi lagi untuk mengikuti kejuaran tingkat  Nasional, “karna ada satu  atlit judo yang paling senior yaitu AKP Asril kelahiran 1968 tapi masih sangat semangat, Pak Asril ini patut di contoh keteladanannya oleh yang muda-muda,” ujarnya.
Kapolda Lampung Irjen Sudjarno berpoto bersama atlet judo Polda Lampung. (Poto : Humas Polda Lampung)
 Ini dia rincian medali yang diraih kontingen Polda Lampung.
Emas:
1. -78kg putri Nur Abina Sari
2. -60kg Tubagus Dinda Maulid (Junior)
3. Bela Diri Polri ( Bripda Erlandi dan Bripda Rangga)

Perak
1. -63kg Een Saputri
2. +78kg Rizki Andini( Junior)

Perunggu
1. -52kg Titin Agustinawati
2. -57kg Mia Triana ( Junior)
3. +100 kg James Fernando
4. +90 kg Meyza Tias ( Junior)
5. +78 kg Rizki Andini
6. +78 kg Indah Permatasari (Junior)
7. -90 kg AKP Edi Kurniawan
8. Judo Beregu Putra
9. +90 kg AKP Asril isnur

Saturday, August 19, 2017

144 KG Ganja Asal Aceh Disimpan di Rumah Tanpa Atap

Berita Terkini Baca di Lampost.co



Polda Lampung Gelar Ekspos 144 KG Ganja Kering (Poto : Deni Zulniyadi)

Selain press rilis kasus tewasnya pelaku pecah kaca, Kepolisian Daerah Lampung juga melakukan ekspos pengungkapan 144 KG ganja kering, di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung, Minggu (20/8/2017).
Jajaran Reserse Narkoba Polresta Bandar Lampung menangkap bandar ganja bernama Sarkawi alias Awi (37) dirumah setengah jadi di wilayah Linsu, Rajabasa, Bandar Lampung, Sabtu (19/8). Polisi juga menemukan 144 KG dirumah terbengkalai yang sengaja dikontrak tersangka untuk menyimpan ganja tersebut.
Ekspos kasus tersebut dilakukan oleh Kapolda Lampung Irjen Sudjarno didampingi Wakapolda Lampung Brigjen Bonifasius Tampoi, dan Kapolresta Bandar Lampung Kombes Murbani Budi Pitono.
Kapolda mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat. "Berdasarkan informasi tersebut kami melakukan penyelidikan dan mengungkap kasus ini," kata Kapolda.
Kapolda mengatakan, diduga kuat ratusan KG ganja kering itu berasal dari Aceh. "Kemungkinan besar akan dibawa ke luar Lampung," kata dia.
Polisi membutuhkan waktu cukup lama untuk melakukan pengintaian dirumah yang dimaksud.
Setelah dua hari melakukan pengintaian ditempat tersebut, polisi mendapati dua orang datang menggunakan sepeda motor berboncengan. Salah satu tersangka turun dari sepeda motor dan masuk ke dalam rumah untuk mengambil paket diduga ganja kering.

Baca juga : Pelaku Pecah Kaca Tewas Ditembak


Saat itu polisi langsung menyergap dan menangkap orang tersebut yang diketahui bernama Sarkawi berikut barang bukti 144 KG ganja kering dari dalam rumah itu. Sedangkan satu tersangka lainnya yang menunggu diatas motor yang belakangan diketahui bernisial J langsing tancap gas melarikan diri.
Sarkawi mendapat hadiah timah panas di kaki nya karena berusaha kabur saat akan ditangkap.
Dari hasil pemeriksaan Sarkawi, barang bukti itu diakuinya milik seseorang bernama Leman. "Saya disuruh Leman untuk menjual ganja itu," kata Sarkawi.
Barang bukti narkoba yang dibungkus menggunakan lakban warna cokelat itu disimpan didalam kardus kemudian diletakkan ditengah tengah rumah setengah jadi yang dijadikan gudang. Karena belum ada atapnya, tumpukan ganja itu ditutup menggunakan terpal.
Tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) sub pasal 111 ayat (2) dan UU RI No. 35 tahun 2009 tentnag narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara minimal 5 tahun dan maksimal seumur hidup. (Deni Zulniyadi)

Pelaku Pecah Kaca Tewas Ditembak

Berita Terkini Baca Lampost.co


Kapolda Lampung Irjen Sudjarno menunjukkan jenazah tersangka pecah kaca. (Poto : Deni Zulniyadi)

Bandar Lampung -- Kepolisian Daerah Lampung menggelar press rilis pengungkapan kasus pecah kaca di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung, Minggu (20/8/2017). Satu pelaku utama yang merupakan eksekutor Yudi Wantoro (42) tewas ditembak dalam penangkapan, Sabtu (19/8), sore.
Polisi juga menangkap rekan tersangka Ahmad Romadona (39) yang berperan sebagai pengendara mobil dan pemantau situasi. Selain itu polisi menyita barang bukti 1 unit mobil yang digunakan para tersangka, serpihan pecahan busi, sebuah paku kecil, dua tas dan dua dompet milik para korban, serta sehelai baju yang digunakan saat beraksi dan terek CCTV.
Tiga tersangka yang masih buron yakni HR (50), AD (45), dan OT (40). Mereka merupakan satu komplotan.
Kapolda Lampung Irjen Sudjarno didamping Wakapolda Lampung Brigjen Bonifasius Tampoi mengatakan berdasarkan hasil pengembangan komplotan ini sudah 8 kali beraksi diwilayah Kota Bandar Lampung, dan 3 kali diwilayah Lampung Selatan.
Sasaran para tersangka adalah mobil yang diparkir minim penjagaan petugas. Tidak jarang sasaran para tersangka adalah mobil yang diparkir di halaman masjid waktu salat. "Pelaku ini tidak milih tempat dan waktu, ada kesempatan langsung beraksi," kata Kapolda.
Yudi Wantoro alias Toro adalah otak kejahatan. Residivis tindak pidana kasus yang sama di Sumatera Selatan dan Lampung ini selalu berganti rekan setiap melakukan aksi.
Penangkapan tersangka berawal dari penyelidikan berdasarkan peristiwa pecah kaca pada 18 Agustus, sekitar pukul 14.30 di Jalam Pulau Tegal terhadap korban A. Hamid. Peristiwa itu terekam CCVT, pelaku menggunakan mobil Xenia biru BE-2660-AO.
Kemudian Sabtu (19/8) sekitar pukul 13.30, polisi membuntuti mobil yang digunakan tersangka saat mencari target.
Sampainya di Kota Sepang, Bandar Lampung, si sopir menghentikan mobilnya, kemudian naik seorang tersangka lain.
Karena menyadari diikuti petugas, para tersangka melarikan diri dan memaju laju mobilnya. Salah satu tersangka utama melarikan diri saat mobilnya dihentikan petugas.
Yudi Wantoro yang duduk samping bangku sopir tidak mengindahkan tembakan peringatan petugas malah berusaha melarikan diri. Akibatnya petugas menembak kaki tersangka, sedangkan tersangka lainnya tidak berkutik diringkus polisi.
Kapolda Lampung Irjen Sudjarno (baju merah kanan) sedang menginterogasi Ahmad Romadona (39) yang berperan sebagai pengendara mobil dan pemantau situasi. (poto : Deni Zulniyadi)

Untuk mendapatkan perawatan medis, Yudi Wantoro dibawa ke rumah sakit Bhayangkara. Selanjutnya dibawa ke Mapolresta Bandar Lampung, namun karena kondisinya melemah, tersangka kembali dibawa kerumah sakit, namun terlebih dahulu tewas dalam perjalanan. (Penuli : Deni Zulniyadi)
Berita Terkini dan Terlengkap Baca di Lampost.co

Friday, August 18, 2017

Bupati Tubaba Larang Dana Desa Untuk Perayaan HUT RI Ke-72

Sumber : google.com


PANARAGAN (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) melarang pemerintah tiyuh untuk menggunakan anggaran Dana Desa (DD) dalam penyelenggaraan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-72 tahun ini.

Hal ini tertuang dalam surat edaran Bupati Tubaba nomor 800/34/I.10/TBB/2017 pada tanggal 9 Agustus dan diteruskan melalui masing masing camat pada tanggal 14 Agustus 2017 perihal larangan menggunakan anggaran yang bersumber dari DD, salah satunya yang ditanda tangani oleh camat Tulangbawang tengah Nur Muhammad yang di edarkan kepada semua kepalo tiyuh di wilayah kecamatannya.
Hal ini dibenarkan sekertaris tiyuh Panaragan Jaya Utama, Jinarwi saat ditemui Lampost.co di rumahnya.
“Ya kemarin sempat di bahas di forum komunikasi juru tulis kecamatan, mayoritas di APBT kami terutama di bidang satu telah menganggarkan kegiatan Agustusan dari dana desa, sehingga kami kebingungan dalam mensikapi  hal ini,” kata dia.
Dari surat yang ditunjuk kepada lampost.co, menerangkan bahwa surat edaran bupati tersebut atas dasar keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 2002 tentang pedoman Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, Serta Peraturan Mentri  Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 4 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Mentri PDTT nomor 22 tahun 2016 tentang penetapan prioritas penggunaan dana desa tahun 2017.

Semarak HUT RI Lapas Perempuan Bandar Lampung

Sumber : google.com
BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Perempuan Kelas IIA, Bandar Lampung mengadakan berbagai kegiatan dalam rangkaian HUT ke-72 Kemerdekaan RI yang bertujuan agar memupuk rasa kesatuan dan persatuan serta kesadaran warga binaan.
Adapun kegiatan yang dilakukan adalah perlombaan tradisional Indonesia yang selalu dilakukan setiap peringatan HUT RI, seperti tarik tambang, sarung berantai, bakiak, makan kerupuk, lari kelereng, dan memasukkan paku ke dalam botol.
"Ini dalam rangka semarah kemerdekaan ke-72 tahun 2017," kata Kalapas Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung Sri Astiana kepada Lampost.co., Jumat (18/8/2017).
Kegiatan yang melibatkan seluruh petugas lapas dan waega binaan pemasyarakatan ini diharapkan menjadi ajang memupuk rasa kebersamaan, kekompakan, serta untuk refreshing dan hiburan. "Harapannya, semangat persatuan tertanam dalam jiwa semua warga termasuk petugas dan warga binaan pemasyarakatan," ujar Astiana.
Dengan kegiatan ini diharapkan menumbuhkan kembali kesadaran berbangsa dan bernegara bagi warga binaan pemasyarakatan, sehingga ketika bebas dari penjara kelak menjadi lebih baik lagi. "Bisa menjadikan mereka sadar akan kesalahan dan memperbaiki diri sehingga bebas nanti bisa ikut membangun dan berkarya untuk Indonesia," ungkapnya.
Agar perlombaan lebih meriah, pihak Lapas juga menyediakan hadiah hiburan bagi para pemenang.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons